Untuk pelangiku. B
Belakangan ini, telah kupikirkan. Aku ingin kamu jadi lebih bahagia.
Saat pagi tiba, saat aku lihat apa yang telah terjadi pada kita sejauh ini.
Di dinginnya malam kitalah api dalam angin, membawa api yang kita nyalakan.
Setiap alasan, setiap kata-kataku yang tak terbalas olehmu, karena dengan semua hal yang telah terjadi
kupikir kita tahu jalan cerita kita masih berlanjut dan tidak akan berhenti. Aku tetap mencintaimu.
Saat malam tiba, dan kutinggalkan prahara pikiranku, berangan-angan tentang bayang senyummu yang terlihat selalu bahagia.
Yah, itu menggerogotiku dari dalam.
Namun pada tujuanku, berpura-pura untuk terlihat bahwa aku sedang baik-baik saja.
Sekarang,
Jika kita tidak berjalan, setidaknya kita bisa bersama.
Selang sebentar, aku ingin mengubah pikiranku
karena ini hanya tidak merasa benar untukku.
Aku ingin membangkitkan semangatmu
Aku ingin melihatmu tersenyum, tapi kusadari itu akan terjadi saat aku harus pergi sementara.
Jadi aku akan pergi....
Tetaplah menanti, aku inginkan penantianmu.
Tidak susah mengatakan bahwa kamu rumahku, tempatku pulang.