Jumat, 04 September 2015

Sejarah Defense of the Ancient




PERKEMBANGAN DotA

Defense of the ancients (dotA) itu sebuah peta buatan untuk permainan komputer buatan blizzard judulnya warcraft III: frozen throne, yang dibuat berdasarkan peta “aeon of strife” dari game blizzard lainnya, starcraft. tujuan utama permainan ini untuk menghancurkan markas musuh bersama-sama dengan tim dan anak buah—petarung yang dikontrol oleh komputer. Pemain dapat menggunakan tokoh kuat yang disebut pahlawan (hero), dan dibantu oleh pahlawan sekutu dan anak buah—petarung (creep) yang dikontrol oleh ai.


sejak dirilis, allstars muncul dalam beberapa turnamen dunia, termasuk blizzcon blizzard entertainment dan world cyber games asia, dan juga cyberathlete amateur dan liga cyberEvolutionwarcraft 3 itu multiplayer game yang paling populer sekarang, warcraft 3 bisa populer cz ada yang bikin map dotA. 


pada masa muncul 2 item baru yaitu guinsoo schyte dan eul scepter of divinity (kedua nama item ini disamakan dengan nama pembuat mapnya). final work dari guinsoo itu map dotA allstars 5.84b. legendaris  cz masa pakai nya lebih dari 6 bulan. map yang penuh dengan bug, imbalance dan loading yang sangat lama. map ini merupakan generasi terakhir dari map yang punya waktu loading yang terlalu lama.


ditangan icefrog dota terus berkembang hingga versi sekarang 6.43b.cara bermainpermainan fokus ama strategi dan kerjasama team, dan bisa dimainkan sampai 10 orang bersama, dan dibagi jadi 2 kelompok sentinel, dan scourge. Markas tim sentinel ada di pojok kiri bawah sementara tim scourge di pojok kanan atas peta. masing-masing markas dilindungi oleh tower dan unit-unit yang dikontrol oleh ai. di pusat markas tim, terdapat “ancient,” yaitu sebuah bangunan yang harus dipertahankan oleh tiap tim. bila ancient salah satu tim dihancurkan, maka tim itu kalah dan permainan selesai.setiap pemain mengontrol unit yang disebut hero. dalam allstars, total hero yang dapat dipilih mencapai 90 hero lebih, tiap hero memiliki abilities unik yang berbeda satu sama lainnya. 


Game ini sangat berorientasi pada kerjasama kelompok. Meskipun demikian, ada beberapa hero yang bila dimainkan dengan baik dan diberikan cukup banyak waktu untuk meningkatkan level dapat mengubah jalannya permainan secara signifikan dengan sendirian.perbedaan popularitas blizzard saja gaku kalo popularitas dotA yang melebihi permainan warcraft mereka sendiri, sehingga telah memasuk hall of fame battlenet blizzard.


PERKEMBANGAN DotA 2




Di dunia game, Valve Corporation telah berkembang menjadi salah satu publisher (dengan kesuksesan distribusi jaringan Steam) dan developer game (Half-Life, Portal, Team Fortress, etc) terbesar di dunia saat ini. Dari sisi pengembangan game, kualitas selalu diutamakan daripada kuantitas. Hal ini terutama dapat kamu lihat dari karya terakhirnya, Dota 2 yang masih terus dikembangkan. Sejak pertama kali berdiri pada tahun 1996, game keluaran Valve selalu dirilis secara perlahan dan disempurnakan sebelum dilepas ke pasaran. Gamer bahkan membuat istilah “Valve Time” untuk menyebut jangka waktu antara tanggal rencana rilis hingga ke tanggal rilis sesungguhnya.
Pada tahun 2009, IceFrog dipekerjakan oleh Valve Corporation untuk melajutkan pengembangan DotA: All Stars. Setahun kemudian, Valve mengumumkan kehadiran DOTA 2 dan mengamankan brand tersebut sebagai kekayaan intelektual. Namun, Valve tidak memperkenalkan DOTA 2 sebagai MOBA, melainkan sebagai action real-time strategy (ARTS) karena IceFrog tidak begitu menyukai istilah MOBA.
Sayang banget nih Blizzard seakan-akan kecolongan gitu sama Valve. Namun, Blizzard tidak tinggal diam, karena perusahaan itu pun telah mengumumkan sebuah game ber-genre MOBA yang masih dalam pengembangan dengan judul Heroes of the Storm pada BlizzCon 2013. Game tersebut merupakan kombinasi dari seuruh games buatan Blizzard antara lain Diablo III, StarCraft II: Heart of the Swarm dan beberapa lainnya, dengan karakter-karakter antara lain Arthas, Kerrigan, Diablo dan beberapa lainnya.

sumber : sinyalhilang.com meulenar.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar